Apa Itu Internet of Things (IoT) Penjelasan, Sejarah ,Contoh Lengkap!

 Apa itu IoT?

Internet of Things (IoT) menggambarkan jaringan objek fisik — “benda” —yang disematkan dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lainnya untuk tujuan menghubungkan dan bertukar data dengan perangkat dan sistem lain melalui internet. Perangkat ini berkisar dari benda-benda rumah tangga biasa hingga alat-alat industri yang canggih. Dengan lebih dari 7 miliar perangkat IoT yang terhubung saat ini, para ahli memperkirakan jumlah ini akan tumbuh menjadi 10 miliar pada tahun 2020 dan 22 miliar pada tahun 2025. Oracle memiliki jaringan mitra perangkat.



Bagaimana sejarah Internet of Things?

Ide untuk menambahkan sensor dan kecerdasan ke objek dasar telah dibahas sepanjang tahun 1980-an dan 1990-an (dan bisa dibilang ada beberapa nenek moyang yang jauh lebih awal), tetapi terlepas dari beberapa proyek awal - termasuk mesin penjual otomatis yang terhubung ke internet - kemajuannya lambat hanya karena teknologinya belum siap. Keripik terlalu besar dan besar dan tidak ada cara bagi objek untuk berkomunikasi secara efektif.

Prosesor yang murah dan cukup hemat daya untuk semuanya kecuali sekali pakai diperlukan sebelum akhirnya menjadi hemat biaya untuk menghubungkan miliaran perangkat. Adopsi tag RFID - chip berdaya rendah yang dapat berkomunikasi secara nirkabel - memecahkan beberapa masalah ini, seiring dengan meningkatnya ketersediaan internet broadband dan jaringan seluler dan nirkabel. Adopsi IPv6 - yang, antara lain, harus menyediakan alamat IP yang cukup untuk setiap perangkat yang mungkin dibutuhkan dunia (atau bahkan galaksi ini) - juga merupakan langkah penting untuk skala IoT.

Kevin Ashton menciptakan frasa 'Internet of Things' pada tahun 1999, meskipun butuh setidaknya satu dekade lagi bagi teknologi untuk mengejar visi tersebut.


Mengapa Internet of Things (IoT) begitu penting?

Selama beberapa tahun terakhir, IoT telah menjadi salah satu teknologi terpenting abad ke-21. Sekarang kita dapat menghubungkan objek sehari-hari — peralatan dapur, mobil, termostat, monitor bayi — ke internet melalui perangkat yang disematkan, komunikasi tanpa batas dimungkinkan antara orang, proses, dan benda.

Melalui komputasi berbiaya rendah, cloud, data besar, analitik, dan teknologi seluler, hal-hal fisik dapat berbagi dan mengumpulkan data dengan intervensi manusia yang minimal. Di dunia yang sangat terhubung ini, sistem digital dapat merekam, memantau, dan menyesuaikan setiap interaksi antara hal-hal yang terhubung. Dunia fisik bertemu dengan dunia digital — dan mereka bekerja sama.


Apa itu IoT industri?

Industrial IoT (IIoT) mengacu pada penerapan teknologi IoT dalam pengaturan industri, terutama yang berkaitan dengan instrumentasi dan kontrol sensor dan perangkat yang menggunakan teknologi cloud. Lihat PDF kasus penggunaan Titan ini untuk contoh IIoT yang baik. Baru-baru ini, industri telah menggunakan komunikasi mesin-ke-mesin (M2M) untuk mencapai otomatisasi dan kontrol nirkabel. Tetapi dengan munculnya cloud dan teknologi terkait (seperti analitik dan pembelajaran mesin), industri dapat mencapai lapisan otomatisasi baru dan dengan itu menciptakan pendapatan dan model bisnis baru. IIoT terkadang disebut sebagai gelombang keempat revolusi industri, atau Industri 4.0. Berikut ini adalah beberapa kegunaan umum untuk IIoT:

  1. Manufaktur cerdas
  2. Aset yang terhubung dan pemeliharaan preventif dan prediktif
  3. Jaringan listrik pintar
  4. Kota pintar
  5. Logistik terhubung
  6. Rantai pasokan digital cerdas

Baca Juga:

Posting Komentar

0 Komentar