Perbedaan Antara Teknik Informatika Dan Sistem Informasi Lengkap!

Kita sudah memasuki era informasi dimana pada zaman ini kita bisa mengakses infomasi dengan begitu bebas dan murah, dimana dengan informasi yang bisa diakses dengan mudah untuk semua orang, maka dampaknya juga banyak lapangan kerja baru yang muncul.

Nah salah satu bidang keilmuwan terkait informasi adalah Teknik Informatika dan Sistem Informasi, pada artikel ini Titik Tekno akan berbagi informasi mengenai perbedaan antara Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang bagus untuk kamu ketahui dalam menentukan bidang keilmuwan serta prospek kedepan nya untuk mu.

Perbedaan Antara Jurusan Teknik Informatika Dan Sistem Informasi Lengkap!


Perbedaan Teknik Informatika dan Sistem Informasi:

Information Systems (Sistem Informasi)

Jurusan ini mempelajari tentang bagaimana membangun dan menerapkan teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada saat ini, sehingga suatu bisnis akan dapat dengan efektif mencapai tujuannya dengan menerapkan IT dalam bisnis.

Computer Science (Teknik Informatika)

Jurusan ini mempelajari tentang bagaimana mengembangkan computer vision, robotica, intelligence system, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer di masa yang akan datang.


Kurikulum

Kurikulum sistem informasi didesain untuk menyelaraskan sistem informasi berbasis teknologi canggih dengan strategi bisnis demi kemajuan perusahaan. Jadi kamu perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja kebutuhan perusahaan terkait bisnisnya dari dokumen-dokumen yang tersedia.

Data-data tersebut menjadi modal dalam mendesain sistem informasi yang paling pas dengan perusahaan terkait.

Selain menempuh mata kuliah pemrograman, Pinters juga akan mempelajari materi-materi yang berhubungan dengan ekonomi dan manajemen.

Jika memilih jurusan Teknik Informatika, sebaiknya kamu memang mempunyai dasar dan minat yang kuat terhadap matematika. Ini karena kurikulum jurusan tersebut memang sarat dengan logika matematika, algoritma, dan komputasi.

Mata kuliah yang akan sering bersinggungan dengan Pinters adalah bahasa pemrograman, matematika, pembuatan aplikasi, dan pengembangan software.


Gelar

Setelah menempuh studi pada jurusan Sistem Informasi, Pinters akan mendapatkan gelar S.SI atau Sarjana Sistem Informasi. Sementara untuk lulusan jurusan Teknik Informatika, kamu mungkin akan mendapatkan gelar S.TI, yaitu Sarjana Teknologi Informasi atau bisa juga Sarjana Teknik. Ini tergantung dari perguruan tinggi tempat Pinters menimba ilmu.

Beberapa universitas kadang juga menyematkan gelar yang serupa baik untuk lulusan jurusan Sistem Informasi maupun Teknik Informatika. Gelar dimaksud adalah Sarjana Komputer alias S.Kom.


Prospek karir

Sistem Informasi

1. Business Analyst

Tugas utama profesi tersebut adalah sebagai “jembatan” antara tim IT yang mengembangkan aplikasi bisnis dengan manajemen perusahaan.


2. Web Developer

Seorang pengembang web bertanggung jawab untuk merancang website suatu perusahaan secara lengkap, misalnya mengenai profil perusahaan, bisnis yang dijalankan, dan sebagainya.


3. Project Manager

Kewenangan seorang manajer adalah sebagai motor pada suatu proyek terutama yang berkaitan dengan teknologi komputer.


4. E-Commerce System Developer

Profesi e-commerce system developer akan semakin dibutuhkan mengingat semakin banyak perusahaan yang go online. Tugas kamu nantinya adalah merancang sistem agar perusahaan dapat memperluas penjualannya di dunia maya dengan lancar dan aman.


5. Manajer IT

Sebagai manajer Pinters bertanggung jawab dalam kinerja tim yang mengelola berbagai hal terkait jaringan, software, dan hardware dalam perusahaan.


6. Product Owner

Product Owner layaknya seperti project manajer namun lebih fokus kepada flow dan bisnis proses dari sebuah produk.


Teknik Informatika

1. Web Designer

Tugas seorang perancang website adalah membuat tampilan suatu web menarik secara visual. Di sini Pinters bekerja dengan mengintegrasikan berbagai unsur visual seperti multimedia, file flash, gambar, dan lain-lain ke dalam halaman web.


2. Mobile Application Developer

Dibutuhkan kreativitas yang tinggi untuk menjadi seorang pengembang aplikasi pada perangkat mobile. SDM-SDM berbakat saat ini semakin dibutuhkan mengingat setiap perusahaan perlu merilis aplikasi untuk menunjang bisnisnya.


3. System Analyst

Profesi tersebut menyediakan jasa untuk menganalisa sistem yang diterapkan pada suatu organisasi atau perusahaan sudah cukup efektif atau belum. Data yang didapatkan dari hasil analisa berikutnya menjadi modal untuk melakukan evaluasi dan peningkatan sistem.


4. Software Tester

Jika memilih bidang tersebut Pinters bertanggung jawab untuk melakukan tes pada berbagai software mulai dari efektivitas kerjanya, fungsinya, dan sebagainya.


5. Network Administrator

Bidang kerja seorang network administrator adalah memastikan sistem jaringan tetap aman di sebuah perusahaan, organisasi, atau institusi. Hal ini untuk mengantisipasi kerusakan sistem, kerusakan data, atau ancaman pencurian data dari pihak luar.


6. Security Engginer

Bidang security seperti keamanan jaringan, bug hunter dan berkaitan dengan keamanan data dan jaringan


7. Dev Ops

Seperti kubernetes, docker dan operasional dan automation deployment


Sekian penjelasan mengenai Perbedaan jurusan TI dan SI serta kurikulum, prospek kerja dan role yang sesuai dengan jurusan Sistem Informasi dan Teknik Informatika. 


Baca Juga:

Pengertian Jaringan Komputer serta Manfaat dan Kekurangannya

Apa Itu Komputer, Komponen, Sejarah Dan Fungsi Komputer!

11 Cara Mengatasi Instagram Feed Tidak Muncul Error

Lupa Password Facebook? Ini dia Cara Mudah Memulihkan Kata Sandi, Terbaru 2022

Posting Komentar

0 Komentar