Mengenal 10 Jenis Linux serta Kelebihannya

10 Jenis Linux


Halo sobat Titik Tekno, kali ini di titiktekno.com akan membagikan informasi mengenai 10 jenis Linux yang bisa kamu pahami.

Bagi kamu yang ingin mengetahui mengenai 10 jenis Linux dan apa saja kelebihannya, bisa menemukannya secara lengkap di artikel ini.

Inilah informasi mengenai seputar 10 jenis Linux, yang bisa kamu pahami selengkapnya melalui artikel berikut ini.

Berikut informasi tentang 10 jenis Linux lengkap dengan kelebihannya, yang dapat dibaca di bawah ini.

 

Pengertian Linux

Linux adalah sistem operasi atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola komunikasi antara perangkat lunak dan perangkat keras yang terkait dengan desktop atau laptop.

 

Jenis-jenis Linux:

1. Debian Linux

Debian Linux merupakan sistem operasi cross platform sehingga mampu digunakan di hampir semua perangkat, dan biasa digunakan untuk komputer server maupun admin.

Jenis Linux yang satu ini, merupakan free software hasil pengembangan berbagai sukarelawan programmer di seluruh dunia.

Selain stabil, keunggulan lain yang dimiliki jenis Linux ini yaitu memiliki pemeliharaan berbasis program APT yang canggih.

Debian Linux juga hanya membutuhkan reboot pada saat waktu-waktu tertentu saja, seperti saat penggantian kernel, gangguan listrik, dan penggantian hardware.

 

2. Redhat Linux

Redhat Linux merupakan jenis Linux yang menggunakan sistem RPM Package Manager, dengan keunggulannya adalah kemudahan dalam proses instalasi.

Linux jenis ini didesain agar mudah diinstal oleh para user atau penggunanya, sebagai pengguna atau user bisa kamu juga dapat mengubah alamat IP menjadi domain pada web.

Domain tersebut nantinya dapat digunakan sebagai virtual host, yang dapat memudahkan kamu untuk mengingatnya jika dibandingkan dengan no IP Address seperti biasa.

 

3. CentOS Linux

Community Enterprise Operating System atau disingkat dengan CentOS Linux, pertama kali dirilis pada tahun 2004 dan menjadi salah satu OS paling populer dan terbesar di kalangan pengguna Linux. 

CentOS Linux dapat digunakan secara gratis, serta sangat cocok digunakan oleh programmer pemula.

Keunggulan yang dimiliki oleh CentOS Linux adalah sangat kompatibel dengan Redhat dan RHEL, sehingga driver RHEL juga bisa menggunakannya pada CentOS dan OS yang didukung resmi oleh cPanel.

 

4. Ubuntu Linux

Ubuntu menjadi OS dari jenis Debian Linux, yang masih tren digunakan oleh kalangan para developer.

Ubuntu Linux akan melakukan update atau pembaruan secara rutin yaitu setiap enam bulan sekali, dengan beberapa aspek yang diperbarui adalah sistem, keamanan, dan bug.

Keunggulan yang dimiliki Ubuntu Linux yaitu bisa digunakan secara gratis dan bersifat open source, serta tidak membutuhkan spesifikasi perangkat tinggi untuk instalasi dan pengoperasiannya, sehingga kamu bisa memodifikasi dan mendistribusikan sesuai kebutuhan pengguna.

 

5. Slackware Linux

Merupakan salah satu jenis OS yang paling lama, namun masih digunakan dan dikelola hingga saat ini.

Beberapa keunggulan dari jenis Slackware Linux, adalah stabilitas dan kemudahan desain yang diterapkan.

 

6. SuSE Linux

SuSE Linux adalah OS yang terkenal user friendly dan stabil, karena memiliki tampilan desain yang mudah dalam pengaturannya.

Keunggulan lain dari SuSE Linux ini yaitu dapat digunakan dalam Bahasa Indonesia, sehingga menjadi lebih mudah saat mengoperasikannya, dan juga mempunyai software yang lengkap.

 

7. Linux Mint

Linux Mint pada dasarnya menggunakan basis OS Debian dan juga Ubuntu, sehingga saat kamu mengoperasikan aplikasi Ubuntu, secara otomatis juga dapat dijalankan melalui Linux Mint ini.

Keunggulan dari Linux Mint adalah dilengkapi pencarian dan aplikasi favorit, kemudian juga terintegrasi dengan codec multimedia.

Saat menggunakan Linux Mint kamu juga akan mendapatkan tampilan desktop yang simpel, mudah dipelajari, dan dapat dijalankan dengan USB Flash Drive.

 

8. Fedora Linux

Fedora Linux merupakan OS dengan basis RPM dan yum, yang memiliki keunggulan dalam banyak fitur, tampilan desktop yang menarik, serta digunakan hampir semua pengguna Linux.

 

9. Caldera Linux

Caldera merupakan jenis Linux yang pertama menggunakan Auto-Detect Hardware, dengan sistem tersebut seperti plug and play pada Mac.

Keunggulan yang Caldera Linux yaitu bisa digunakan sebagai alat administrasi sistem berbasis gui, atau disebut juga sebagai Caldera Open Administration System (COAS).

Umumnya penggunaan dari Caldera Linux lebih berfokus pada kebutuhan corporate, serta telah disediakan wizard untuk konfigurasi dan pemasangan.

 

10. Mandriva Linux

Tujuan adanya OS Mandriva Linux yaitu agar user atau pengguna, dapat lebih mudah untuk melakukan instalasi serta penggunaan.

Keunggulan lain dari Mandriva Linux adalah telah mendukung lebih dari 68 bahasa, adanya proses kontrol, instalasi hingga administrasi yang mudah, serta memiliki berbagai macam software yang mendukung kebutuhan server, perkantoran, dan utilitas internet.

 

Demikian informasi mengenai seputar 10 jenis Linux yang dapat kamu pahami, melalui artikel yang telah kami rangkum di atas.

 

Baca Juga:

Cara Mengatasi Error mounting /dev/sda di Linux

Cara Mengetahui IP Address Pada Komputer (Windows, Mac, Linux)

Daftar Pemain The Mandalorian Season 3 yang Telah Dikonfirmasi dan Dirumorkan akan Muncul

Sinopsis Anime One Punch Man, Saitama yang Tak Terkalahkan

Posting Komentar

0 Komentar